Kematian Maradona Diselidiki, Dokter yang Menanganinya Kini Diperiksa

By | November 30, 2020
Spread the love

HOT NEWS – BUENOS AIRES, Kematian legenda pesepak bola, Diego Armando Maradona pada Rabu (25/11/2020) lalu, rupanya berbuntut panjang. Polisi menggeledah rumah dan kantor salah satu dokter yang menangani sang pesepak bola Maradona pada Minggu (29/11/2020), guna menyelidiki kematian sang bintang tersebut.

Dalam penyelidikan, polisi juga menyita catatan medis Maradona sebagai bagian dari penyelidikan tersebut. Kematian Maradona telah menyebabkan duka yang sangat mendalam bagi warga Argentina, dan juga warga dunia.

Setelah penggeledahan, ahli saraf yang menangani Maradona, Leopoldo Luque, mengatakan dia telah menyerahkan semua catatan perawatan Maradona kepada penyelidik. Selain itu, dia juga menyerahkan komputer, hard drive dan telepon selulernya.

Sambil menangis, dokter Luque bersikeras bahwa dia sudah melakukan yang terbaik buat menyelamatkan nyawa  Maradona, yang mengalami serangan jantung setelah menjalani operasi otak pada 3 November lalu.

“Saya tahu apa yang saya lakukan. Saya tahu bagaimana saya melakukannya. Saya sangat yakin, bahwa apa yang saya lakukan merupakan yang terbaik untuk Diego dan terbaik yang bisa saya lakukan,” ucapnya seperti dikutip dari the Associated Press.

Luque mengatakan, dia bukanlah dokter kepala yang menangani kesehatan Maradona, namun dian merupakan bagian dari tim medis.

Sebelum meninggal, Maradona sudah menderita banyak masalah kesehatan, seperti overdosis obat-obatan dan alkohol. Dia pernah dilaporkan hampir tewas pada tahun 2000 dan 2004.

Luque juga mengatakan bahwa Maradona adalah pasien yang sulit ditangani dan pernah mengusir dokter dari rumahnya beberapa kali.

“Diego melakukan apa yang diinginkannya,” kata Luque. “Tapi Diego membutuhkan bantuan dan tidak ada cara untuk menghubungi dia,” tambahnya.

Warga Argentina sangat berduka atas kepergian sang bintang Maradaona. Puluhan ribu penggemar menangis dan berbaris di sepanjang jalan yang dilewati mobil yang membawa jenazah sang legenda yang dianggap sudah mengharumkan nama negaranya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *