Boris Johnson Pede Inggris Kembali Normal di Juni 2021 – HOTNEWS
Mei 11, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Boris Johnson Pede Inggris Kembali Normal di Juni 2021


Jakarta, HOTNEWS – Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menyatakan kepercayaan dirinya bahwa beberapa pembatasan yang berlaku di negara pimpinannya itu akan berakhir pada 21 Juni mendatang.

Dilansir Reuters, optimisme mantan Wali Kota London itu dikarenakan pemerintahannya itu telah meluncurkan sebuah perencanaan pada hari Senin (22/2/2021) tentang beberapa pembatasan yang dipercayai akan menjadi “jalan satu arah menuju kebebasan”.

“Saya berharap, tapi jelas tidak ada yang bisa dijamin … Saya sangat optimistis kita bisa sampai di sana,” kata Johnson kepada media ketika ditanya tentang tanggal 21 Juni yang ditujukan untuk mengakhiri pembatasan, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/02/2021).


Perencanaan yang dibuat itu berisi saran untuk melakukan pembatasan bagi klub malam dan acara besar hingga 21 Juni mendatang. Namun meski begitu, pemerintah telah menekankan bahwa pembukaan kembali akan dipimpin oleh data dan bukan berdasarkan tanggal.

Untuk mencapai hal itu, Johnson mengatakan Menteri Senior Michael Gove akan memimpin peninjauan untuk membahas pertanyaan “ilmiah, moral, filosofis, etis” tentang sertifikasi vaksin bagi mereka yang telah menerima suntikan virus corona, di mana vaksin ini dipercayai menjadi kunci kembali ke kehidupan normal.

“Ada persoalan yang dalam dan kompleks yang perlu kita gali, persoalan etika tentang apa peran pemerintah dalam mengamanatkan semua orang untuk memiliki hal semacam itu,” ujarnya.

“Kami tidak boleh mendiskriminasi orang yang, untuk alasan apa pun, tidak bisa mendapatkan vaksin. Mungkin ada alasan medis mengapa orang tidak bisa mendapatkan vaksin … beberapa orang mungkin benar-benar menolak untuk mendapatkannya,” lanjutnya.

Dengan hampir 130.000 kasus kematian karena Covid-19, Inggris telah menderita jumlah kematian resmi tertinggi kelima di dunia akibat pandemi dan ekonominya mengalami kehancuran terbesar dalam 300 tahun terakhir.

Namun dalam dua bulan belakangan ini, program inokulasi vaksin ini telah berhasil memberikan dosis awal kepada lebih dari seperempat populasi. Program vaksinasi ini merupakan salah satu yang tercepat di dunia dan menjadikan Inggris sebagai sebuah contoh bagi pemerintahan lainnya yang berharap dapat mengembalikan kehidupan ke normal.

Dibalik prestasi gemilang ini nyatanya pikiran ambisius Johnson masih dipertanyakan oleh Partai Konservatif yang dinaunginya. Kubu konservatif menginginkan agar pembatasan-pembatasan dapat dihentikan lebih cepat dari rencana awal bulan Juni.

[Gambas:Video CNBC]

(wia)


Di Kutip Dari Berbagai Sumber

HOT NEWS