Kamis Pagi, IHSG Naik ke Level 6.280 Tapi Rawan Longsor – HOTNEWS
Mei 12, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Kamis Pagi, IHSG Naik ke Level 6.280 Tapi Rawan Longsor


HOTNEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pagi ini kembali dibuka menguat, adapun IHSG berhasil naik ke level 6.280 setelah pada akhir perdagangan kemarin ditutup di level 6.251.

Melansir data RTI, Kamis (25/2/2021) IHSG di awal pra perdagangan naik 29,6 basis poin ke level 6.280 atau menguat 0,47 persen.

Setelah dibuka tepat pukul 09.00 WIB, laju IHSG makin naik, indeks merangkak menuju level 6.304 atau bertambah 53 basis poin dengan menguat 0,86 persen.

Sementara itu, indeks LQ45 juga dibuka ikutan hijau, pada awal pra perdagangan indeks ini naik 8,1 basis poin atau menguat 0,86 persen menuju level 958.

Baca Juga:
Produksi Minyak AS Turun 10 Persen, Harga Minyak Langsung Meroket

Pada level ini, IHSG telah ditransaksikan sebanyak 19 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp77 miliar dan volume transaksi mencapai 3,9 ribu kali.

Sebanyak 156 saham menguat, 30 saham melemah dan 194 saham belum ditransaksikan.

Meski menguat, CEO Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya memperkirakan IHSG hari ini berpotensi melemah. Berdasarkan analisisnya, IHSG hari ini berpotensi bergerak pada rentang level 6.202 hingga 6.318.

William Surya Wijaya menyatakan gelombang tekanan dalam pergerakan IHSG terlihat belum akan berakhir.

“Jika IHSG tidak dapat mempertahankan support level terdekatnya, maka IHSG masih akan bergerak melemah hingga beberapa waktu mendatang,” ucapnya.

Baca Juga:
Harga Emas Dunia Terus Merosot, Kini di Bawah Level 1.800 Dolar AS

Selain itu, masih terjadi capital inflow sejak awal tahun serta fluktuasi nilai rupiah dan harga komoditas akan turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG.

“Hari ini IHSG berpotensi melemah,” kata William Surya Wijaya.

Ada beberapa saham yang menurutnya menarik untuk bisa diperhatikan oleh investor pada perdagangan hari ini, di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).



Di Kutip Dari Berbagai Sumber

HotNews