Kyai dan Mubaligh di Desa Ikut Divaksinasi Bersama Pelayan Publik – Radar Pekalongan Online – HOTNEWS
Mei 10, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Kyai dan Mubaligh di Desa Ikut Divaksinasi Bersama Pelayan Publik – Radar Pekalongan Online


BATANG – Vaksinasi gelombang II bagi pelayanan publik di Kabupaten Batang juga menyasar para kyai, mubaligh dan pengasuh pondok pesantren. Kebijakan tersebut diambil oleh Bupati Batang, Wihaji dengan pertimbangan mereka juga termasuk pelayan publik.

“Para kyai dan mubaligh serta pengasuh ponpes yang ada di desa-desa juga kita vaksin, karena mereka merupakan pelayan publik yang bersinggungan dengan orang banyak setiap harinya,” ujar Bupati Wihaji disela-sela melakukan pengecekan vaksinasi di puskesmas Warungasem, Kamis (25/02/2021).

Bupati Wihaji menjelaskan, untuk pelayanan publik yang diprioritaskan mendapat vaksin Covid-19 adalah para kepala desa dan perangkatnya. Selain itu, tokoh masyarakat yang ada di desa juga ikut mendapatkan vaksinasi yang dilakukan di puskesmas setiap kecamatan.

“Kita mentargetkan ada 3 ribu pelayan publik yang mendapat vaksinasi, dan hingga Kamis pagi sudah ada 2.709 yang divaksin, sehingga kurang sedikit. Diharapkan sebelum akhir bulan, seluruh pelayanan publik sudah divaksinasi,” jelas Wihaji.

Bupati menambahkan, dari hasil pemantauan, pelaksanaan vaksinasi sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Salah satunya dengan menerapkan nomor antrian dan membagi jadwal waktu vaksinasi agar tidak terjadi kerumunan.

“Selain pelayanan publik, kita juga melakukan vaksinasi bagi kepala OPD (organisasi perangkat daerah) Pemkab Batang dan anggota DPRD yang dilakukan di RSUD Kalisari. Tahap berikutnya ada rencana vaksinasi di Pasar tradisional Kabupaten Batang, tetapi sementara kita selesaikan langkah ini terlebih dahulu,” tandas Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan Batang, dr Mukhlasin yang mendampingi bupati menambahkan, pihaknya sebenarnya mengajukan dosis vaksin sebanyak 21 ribu untuk gelombang II. Namun saat ini yang sudah datang hanya 800 vial atau 8 ribu dosis. Karena untuk gelombang II ini tiap vial dosisnya untuk sepuluh kali penyuntikan atau 10 dosis.

“Untuk pengiriman gelombang II beda dengan yang pertama, yaitu tiap vial berisi 10 dosis atau untuk 10 orang. Sehingga untuk kiriman 8 ribu dosis dan dua kali penyuntikan, maka vaksin yang sudah ada di Batang bisa untuk menvaksinasi 4 ribu orang. Semoga nantinya akan ada tambahan vaksin lagi dari Dinkes provinsi,” tandas Mukhlasin. (don)

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews