Ratusan Pedagang Pasar Podosugih Divaksin Covid 19 – HOTNEWS
Mei 12, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Ratusan Pedagang Pasar Podosugih Divaksin Covid 19


Sebanyak 158 pedagang Pasar Podosugih menjalani program Vaksinasi Covid-19 Tahap II dosis pertama, Sabtu (22/2). Sebelumnya, selain pedagang Pasar Podosugih, sejumlah 67-70 pedagang Pasar Anyar dan Pasar Kraton sebanyak 19 pedagang turut menjalani program tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Dr Slamet Budiyanto SKM MKes saat ditemui di Pasar Podosugih, Sabtu (22/2/2021). Ia menyampaikan bahwa berdasarkan data Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) setempat jumlah pasar di Kota Pekalongan cukup banyak. Terutama pasar-pasar besar diantaranya pasar Grogolan, pasar ex Banjarsari, pasar Banyurip dan beberapa pasar tradisional lainnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, program Vaksinasi dengan sasaran para pedagang pasar dilakukan untuk memberikan contoh bagi pedagang lain agar dapat berpartisipasi dalam program Vaksinasi dalam rangka memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Sebagai percontohan bagi pedagang lain bahwa vaksinasi ini aman. Untuk saat ini memang jumlah vaksin yang ada terbatas untuk pedagang pasar. Sehingga, insyaallah nantinya kalau jumlah vaksin mencukupi, maka semua pedagang pasar akan di vaksinasi,” katanya.
Ia berharap bahwa para pedagang dapat memanfaatkan dengan baik program vaksinasi tersebut. Mengingat, banyak masyarakat yang juga ingin mengikuti program vaksinasi.

Sementara itu, Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid SE yang didampingi Wakil Walikota, H Salahudin STP yang meninjau pelaksanaan Vaksinasi tahap II periode pertama bagi Petugas Pelayanan Publik salah satunya bagi 158 pedagang Pasar Podosugih, Sabtu (27/2/2021). Berharap, dengan dilaksanakannya program Vaksinasi Tahap II, jumlah kasus penularan Covid-19 di Kota Pekalongan dapat lebih ditekan dan menurun. Terlebih, saat ini Kota Pekalongan termasuk yang terendah, untuk kasus penularan Covid-19 di Jawa tengah.
“Kami berharap, bisa lebih ditekan lagi. Tentunya, yang paling penting adalah tetap menerapkan prokes baik sudah divaksin atau belum divaksin,” tegasnya.



Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews