Disengat Tawon Mematikan Saat Tugas, Sudah 4 Tahun Anggota TNI Ini Lumpuh Tak Bisa Apa-apa – Radar Pekalongan Online – HOTNEWS
April 21, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Disengat Tawon Mematikan Saat Tugas, Sudah 4 Tahun Anggota TNI Ini Lumpuh Tak Bisa Apa-apa – Radar Pekalongan Online


Prajurit TNI AD berpangkat Kopral Kepala (Kopka) Ade Casmita disengat tawon berbisa dan mematikan sekitar 4 tahun lalu. Hingga kini, Kopral Ade masih lumpuh dan tak bisa bekerja apa-apa.

Kopral Kepala Ade Casmita adalah anggota Artileri Medan (Armed) Kostrad TNI Angkatan Darat (AD).

Usai disengat tawon ndas yang berbisa dan mematikan secara berulangkali, Kopka Ade hanya bisa terbaring di tempat tidur dan duduk di kursi roda saat ini.

Sudah 4 tahun, Kopka Ade menjalani hidup seperti ini. Kopka Ade kini dirawat oleh istri dan ketiga anaknya di Subang, Jawa Barat (Jabar).

Mereka bertahan hidup dengan menjual cemilan seblak dan gaji dari Kopka Ade.

Di akun Youtube resmi TNI AD seperti dilihat Pojoksatu.id, Senin (1/3/2021), Kopka Ade pun menceritakan pengalaman nahas ini ketika dikunjungi Kolonel Arm Anang Krisna.

“Pulang latihan di Ambal, bawa Armed 10,” ujar Kopka Ade dengan terbata-bata.

Kopka Ade menceritakan semula dirinya mendampingi latihan penembakan rudal di Ambal, Kebumen, Jawa Tengah. Dia lalu memasang salah satu alat di atas tower telekomunikasi milik Telkom.

“Berangkat latihan dari Resimen kita, 3 batalyon. Bawa astros yang terbaru semua. Latihan penembakan rudal, makanya saya pasang repeater. Begitu pasang repeater, 70 meter, tower Telkom itu,” cerita Ade.

Saat itu dia melihat sarang tawon ndas ketika hendak berpijak di atas tower.

Dia pun berinisiatif menjatuhkan sarang tawon, agar dirinya aman berada di atas tower.

Namun hal itu lah yang menyebabkan dirinya mendapat nahas yang berakibat fatal.

“Tahu-tahu (tawon ndas) ngeroyok, ada sekitar 8 ekor lah. Entupan (sengatan) itu di kepala, badan,” ucap dia.

Meski disengat 8 ekor tawon ndas, Ade masih berupaya turun dari tower dengan selamat. Setelah itu Kopka Ade merasa tak enak badan.

“Sebenarnya sudah nggak fit, cuma dia memaksakan karena tugas. Karena posisi Bapak gak bisa digantiin lagi sama orang,” timbal Rita, Istri dari Kopka Ade.

“Mau saya bawa ke Kesdim, karena badannya sudah nggak enak. ‘Ah nggak ah, nanti aja,” kata Rita menirukan omongan Kopral Kepala Ade saat 4 tahun lalu.

“Tahunya bangun tidur sudah nggak bisa apa-apa, Bapak. Dia teriak-teriak, ‘Kok saya nggak bisa (gerak)’,” imbuh Rita.

Kopka Ade mengalami stroke mendadak dan lumpuh hingga kini. Peristiwa itu terjadi 4 tahun silam.

Kolonel Anang yang merupakan atasan Kopka Ade memberi semangat dengan menyebut Ade adalah kebanggaan pasukannya. Mendengar hal itu, Ade pun menangis.

“Tapi De, ya, harta terbesar yang kamu milki itu: satu, kamu masih punya militansi yang kuat, semangat, semangat untuk hidup, semangat untuk sehat,” katanya.

“Yang kedua, kamu masih punya banyak teman, banyak teman, pokoknya kalau kita bilang Ade Casmita itu, pokoknya dalam bayangan kita itu prajurit yang nggak pernah menolak perintah,” ungkap Kolonel Anang yang disambut tangis Kopka Ade.

Seperti diketahui, di sekeliling kita, ada banyak hewan yang diam-diam berbahaya dan mematikan. Salah satunya adalah tawon ndas (Vespa affinis).

Tawon ini hidup di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lain, seperti Malaysia, Filipina, Laos, Thailand dan Vietnam.

Hanya tawon ndas betina yang bisa menyengat, sementara tawon jantan tidak.

Seramnya, mereka bisa menyengat berulangkali, tidak seperti lebah yang hanya menyengat sekali, lalu kemudian akan mati, dilansir dari National University of Singapore (NUS).

Tawon ndas memiliki sengatan yang sangat menyakitkan. Tawon ini memiliki perilaku yang agresif, dengan sengatan kuat yang berpotensi menyebabkan anafilaksis.

Di Indonesia sendiri, sudah ada beberapa kasus sengatan tawon ndas yang berujung dengan kematian. (ral/int/pojoksatu)

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews