Tahap Pertama, 1.500 Guru Bakal Divaksin – Radar Pekalongan Online

  • Bagikan

[ad_1]

**Songsong Pembelajaran Tatap Muka

BATANG – Dinas Kesehatan Kabupaten Batang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Batang bakal melaksanakan vaksinasi terhadap ribuan guru. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut pelaksanaan pembelajaran tatap muka, yang mulai dijalankan 8 Maret nanti. Untuk tahap pertama, akan ada sekitar 1.500 guru yang akan mendapatkan vaksinasi.

“Jangan khawatir, semuanya pasti akan divaksin. Tapi vaksinasi akan dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan kuota yang diberikan dari Pemprov Jateng. Dan tidak hanya guru, tapi juga kami berikan ke yang lainnya. Dan rencananya ada sekitar 1.500 guru yang akan mendapatkan vaksinasi di tahap selanjutnya, yang dijadwalkan paling cepat Kamis ini,” jelas Kepala Dinkes Batang melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Batang, Yuli Suryandaru, saat diwawancarai pada Selasa (2/3/2021).

Dijelaskan, pihaknya saat ini sedang memproses nama-nama yang didaftarkan untuk mendapatkan vaksinasi. Jika sudah lolos screening, nantinya nama-nama tersebut didrop ke fasilitas pelayanan kesehatan (faskes) terdekat untuk mendapatkan vaksinasi.

Ketua PGRI Batang, M Arief Rohman menjelaskan, pihaknya bersama Disdikbud Batang sudah mengirimkan daftar penerima vaksin dari kalangan guru dan juga tenaga kependidikan di Batang. Ada sekitar 8 ribu lebih nama yang sudah diajukan ke Dinkes Batang untuk proses lebih lanjut. Vaksin sendiri nantinya akan diberikan bagi guru TK, SD ataupun SMP yang ada di Batang.

Pihaknya berharap vaksinasi ini turut mendukung upaya Pemkab Batang dalam melaksanakan PTM. Sehingga ke depannya dapat memimalisir penyebaran Covid-19 di sekolah.

“Kami berterima kasih karena ada prioritas untuk guru. Sehingga nantinya agar PTM berjalan lancar, tidak timbul klaster baru Covid-19 di sekolah. Dan harapannya sebelum tahun ajaran baru, seluruh insan pendidikan di Batang sudah rampung divaksinasi,” pungkasnya. (nov)

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *