Berada di Lahan KITB, 215 Makam di Desa Ketanggan Direlokasi – Radar Pekalongan Online – HOTNEWS
April 14, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Berada di Lahan KITB, 215 Makam di Desa Ketanggan Direlokasi – Radar Pekalongan Online


BATANG – Sebanyak 215 makam yang ada di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, direlokasi. Pemindahan makan tersebut dilakukan, karena lahan TPU tersebut berada di lahan yang akan dipergunakan untuk pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

“Makam warga tersebut berada di lahan PTPN IX Siluwuk, dan masuk dalam zona satu KITB. Karena itulah, harus dilakukan relokasi, karena lahannya akan dipersiapkan untuk KITB,” ujar Site Engineering Manager (SEM) PT PP KITB, Gerry, pada pertemuan HOTNEWS Konsorsium KITB dan PT Pembangunan Perumahan (PP) dengan Kepala Desa Ketanggan dan juga Ketua Panitia Relokasi makam, di kantor PT PP, Rabu (03/03/2021).

Untuk keperluan relokasi makam itu sendiri, telah dibentuk kepanitiaan yang diketuai oleh Sekretaris Desa Ketanggan. Sedangkan untuk pembiayaannya sendirian, dibiayai oleh PT Perumahan Indonesia (PP) selaku pihak yang mengerjakan penyiapan lahan untuk KITB.

“Pelaksanan kegiatan relokasi makam tahap pertama dilaksanakan selama 15 hari, yaitu dimulai tanggal 6 sampai 21 Maret 2021. Untuk biaya relokasi makam, termin pertama sudah kami serahkan ke pihak panitia, dan diharapkan bisa mencapai progres sesuai yang telah ditentukan,” jelas Gery.

Wakil Direktur Teknik Konsorsium KITB, Erfan menambahkan, sampai saat ini delapan makam yang sudah direlokasi ke tempat yang baru. Selain itu, ada enam jenasah yang dibawa ahli waris ke Magelang. “Semuanya dibongkar dan dibiayai sendiri oleh pihak keluarga,” katanya.

GM HCM dan General Affair, Budi Reing berharap agar pelaksanan relokasi makan bisa lebih cepat dilakukan, atupun sesuai yang di rencanakan. Pasalnya, relokasi tersebut demi kepentingan bersama HOTNEWS warga dan pemerintah selaku pengelola KITB.

“Pertemuan HOTNEWS pihak konsorsium, PT PP dengan pihak desa ini tujuanya adalah untuk membangun suasana kebersamaan. Mengingat pembangunan KITB ini merupakan kepentingan kita bersama, HOTNEWS pemerintah pusat dan daerah,” jelas Budi Reing.

Sementara itu, Kades Ketanggan, Sepkudin menyatakan bahwa uang biaya relokasi makam termin pertama telah diterima oleh pihaknya. Uang tersebut sudah dipergunakan sesuai kebutuhan di lapangan.

Sedangkan Sekretaris Desa Ketanggan selaku Ketua Panitia Relokasi Makam, Jatmikowati mengungkapkan jika pekerjaan galian telah dilaksanakan. Sehingga jika tidak segera dimanfaatkan akan beresiko kerja dua kali.

Pada pertemuan tersebut, juga dilakukan penandatangan MoU HOTNEWS PT PP dengan Panitia Relokasi Makam Desa Ketanggan. Selain itu, juga diserahkan uang relokasi makam termin kedua, yang disaksikan Direksi Konsorsium. (don)

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews