Ininih Identitas Mayat Yang Ditemukan di Sungai Tajur – HOTNEWS
Mei 11, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Ininih Identitas Mayat Yang Ditemukan di Sungai Tajur


KAJEN- Sempat menggegerkan warga adanya penemuan mayat di Sungai Paingan Desa Tajur Kecamatan Kandangserang Kabupaten Pekalongan siang tadi akhirnya terungkap.

Kasubag Humas Polres Pekalongan AKP Akrom mengatakan, identitas korban adalah
Mujiono (46) warga Dukuh Pesaken Desa Sidomumti Rt.2 Rw. 4 Kecamatan Kebumen Kabupaten Kebumen.

“Kejadian ini bermula pada Rabu (3/3) sekira pukul 16.30 Wib, menurut keterangan paman korban, korban mengamuk seperti orang depresi kemudian menaiki motor milik warga setempat yang dalam kondisi mesin menyala dan pergi,” katanya.

Keluarga dan warga setempat sempat mengejar korban namun di perempatan terminal kajen karena terhalang mobil membuat kehilangan jejak. Lalu pada hari Kamis (4/3) sekira pukul 11.00 seorang petani Tarono (42) warga setempat ketika selesai membajak sawah berusaha membersihkan alat traktor dan mendapati sesosok tubuh seseorang yang tersangkut di batu menggunakan baju warna hitam bertuliskan “GREENLIGHT” dan menggunakan celana dalam warna abu-abu.

“Setelah dicek oleh ternyata mayat seorang laki-laki. Mendapati hal tersebut Tarono, melaporkan kepada Kadus Tajur yang kemudian bersama warga mengecek keberadaan mayat tersebut. Setelah dicek oleh warga dan perangkat desa, perangkat desa kemudian melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Kandangserang yang kemudian Polsek Kandang serang menghubungi tim identifikasi Polres Pekalongan untuk melakukan olah TKP dan evakuasi korban,” tuturnya.

Dari pelaksanaan olah TKP diperoleh hasil korban tanpa identitas, meggunakan kaos lengan pendek warna hitam bertuliskan *Greenlight* dan hanya memakai celana dalam dan setelah dilakukan pencarian identitas menggunakan alat handhelt muncul identitas atas nama Mujiono (45) warga Kebumen.

“Identitas ini cocok dengan identitas warga Kajongan Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan yang kehilangan kerabatnya,” ungkapnya.

Sementara itu berdasarkan pemeriksaan medis menjelaskan bahwa luka yang ada pada korban diduga berasal dari benturan batu sungai dan gigitan hewan sungai bukan dari hasil kekerasan.

“Adanya hal ini pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah dan tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi dan ingin segera memakamkan jenazah korban dengan di buatkan surat pernyataan. Berdasarkan informasi keluarga korban dalam keadaan depresi sejak pulang dari melaut,” pungkasnya. (pekalonganberita.com)



Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews