14 Kelurahan Digelontor Anggaran Rp 300 Juta – Radar Pekalongan Online

  • Bagikan


*Program Padat Karya Tunai dari Kotaku

KOTA – 14 kelurahan di Kota Pekalongan menjadi sasaran kegiatan padat karya tunai (PKT) atau cash for work (CFW) dari Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Ke 14 kelurahan tersebut, akan diberikan anggaran masing-masing sebesar Rp 300 juta yang dapat digunakan untuk perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur pemukiman.

Pelaksanaan PKT akan dilakukan bersama HOTNEWS BKM dan kelurahan yang melibatkan masyarakat selama dua bulan. Selain dalam rangka perbaikan dan pembenahan infrastruktur, program PKT juga bertujuan untuk memberikan insentif kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 sehingga bisa mendapatkan penghasilan.

Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Cakra Nagara, menjelaskan bahwa kegiatan PKT ini merupakan program dari Pemerintah Pusat melalui Kemen-PUPR di tahun 2021 untuk menggiatkan kembali peran masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan secara short term serta melakukan pembenahan infrastruktur yang sudah ada.

“Program ini merupakan bagian dari program Kotaku yang dicanangkan secara nasional, dimana targetnya ada 2 sasaran utama yang ingin dicapai yakni tingkat kekumuhannya berkurang, dan masyarakat bisa mendapatkan insentif dari pelaksanaan program tersebut yang berjalan dalam kurun waktu sekitar 2 bulan,” jelas Cakra usai menghadiri kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Padat Karya Tunai (Cash For Work) Program Kotaku Tahun 2021, di Ruang Amarta Setda Kota Pekalongan, Kamis(4/3/2021).

Kepala Dinperkim Kota Pekalongan, Muhammad Sahlan menjelaskan, tahun 2021 ini Kota Pekalongan menjadi salah satu lokasi sasaran kegiatan PKT dari Kotaku. Sahlan menyebutkan ada 14 Kelurahan di Kota Pekalongan yang menjadi lokasi sasaran dengan alokasi anggaran Rp 300 juta per Kelurahan sehingga secara keseluruhan Kota Pekalongan mendapatkan alokasi anggaran Rp4,2 Milyar dari Kementerian PUPR.

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *