Layanan dari Rumah ke Rumah ILUNI UI Peduli untuk Warga Terdampak Banjir Pekalongan – Radar Pekalongan Online

  • Bagikan


PEKALONGAN – Sebulan sudah sejak banjir mulai melanda Pekalongan (5/2), sampai hari ini masih ada sejumlah daerah yang digenangi air hingga masuk ke dalam rumah. Walaupun relatif sudah surut, di beberapa titik, ketinggian air yang terjebak masih sekitar 10-30 cm.

Kondisi ini menyebabkan sebagian warga terdampak banjir masih belum dapat beraktivitas seperti biasa. Sejumlah warga bahkan masih berada di pengungsian. Belum lagi seperti biasa, banjir menyisakan berbagai persoalan, terkait kesehatan dan masalah psikososial.

Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menurunkan Community Disaster Response Team (Co-DRT), dalam misi kemanusiaan ILUNI UI Peduli, untuk memberikan layanan kesehatan, pendampingan psikososial dan bantuan logistik, sejak Minggu (28/2) hingga Kamis (4/3).

Tim tanggap kebencanaan ILUNI UI Peduli Pekalongan, yang dipimpin oleh Missi A. Lawalata, Ketua Alumni Peduli Center (APC) ILUNI UI, merupakan gabungan dari ILUNI Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UI sebagai Tim Bantuan Medis (TBM), ILUNI Resimen Mahasiswa UI dan anggota Resimen Mahasiswa UI.

Endang Mariani, Ketua ILUNI UI merangkap Koordinator ILUNI UI Peduli, menjelaskan, di akhir perpanjangan masa tanggap darurat hingga 5 Maret ini, ILUNI UI Peduli, berupaya memberikan layanan langsung ke rumah-rumah warga, selain juga ke beberapa titik pengungsian. Apalagi saat ini jumlah relawan telah jauh berkurang, mengingat jangka waktu yang relatif cukup panjang untuk sebuah kondisi bencana banjir.

“Untuk layanan kesehatan, misalnya, Tim Bantuan Medis (TBM) melakukan edukasi, pemeriksaan dan pengobatan gratis di RT 10/RW 02, Desa Sijambe. Kasus yang ditemui HOTNEWS lain, adalah kebersihan diri, sakit kepala, infeksi dan perawatan luka, penyakit kulit, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA), dan penyakit tidak menular (PTM) lainnya. Beberapa kasus yang dinilai cukup berat, dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Sayangnya Puskesmas setempat juga masih ikut terendam banjir,” lanjut Endang.

“Dukungan psikososial serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mengantisipasi masalah kesehatan paska banjir, diberikan kepada anak-anak dan ibu-ibu di desa Pekuncen, Wiradesa, serta desa Sijambe dan Pesanggrahan, Kecamatan Wonokerto. Kebanyakan warga masih merasakan kecemasan, untuk kembali ke rumah,” ujarnya lagi.

Sementara untuk bantuan logistik, berupa paket-paket sembako, selain diberikan langsung ke rumah-rumah warga, tim ILUNI UI Peduli bersama UI Peduli, juga berkoordinasi dengan dapur umum BPBD Kabupaten Pekalongan, Koramil Wiradesa, Kodim 0710/Pekalongan, membantu menyalurkan makanan siap saji.

Dalam kesempatan terpisah, Andre Rahadian, Ketua Umum ILUNI UI menyebutkan bahwa “Co-DRT ILUNI UI Peduli, merupakan unit operasional ILUNI UI yang bertugas memberikan bantuan penanganan bencana, baik di masa tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi, hingga pemulihan. Tentu saja disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki oleh ILUNI UI.”

Hari ini, Jumat (6/3), setelah menyelesaikan tugasnya di Pekalongan, tim ILUNI UI Peduli Jawa Tengah, melanjutkan perjalanan ke Kudus dan Pati, untuk melakukan misi kemanusiaan yang sama, memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak banjir di sana.

“Terima kasih kepada para relawan dan donatur yang telah menunjukkan kepeduliannya. Juga kepada pihak-pihak yang telah membantu kelancaran koordinasi di lapangan. Alhamdulillaah, warga merasa sangat terbantu dan bersyukur mendapatkan perhatian dari kami dengan sistem door to door yang kami lakukan. Seluruh kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan ketat. Semoga setiap langkah kecil kami membawa manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkas Endang. (sep)

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *