Stimulus AS Tak Lagi Diperhatikan, Bursa Eropa Dibuka Melemah – HOTNEWS
April 21, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Stimulus AS Tak Lagi Diperhatikan, Bursa Eropa Dibuka Melemah


Jakarta, HOTNEWS – Bursa Eropa berayun ke jalur merah pada sesi awal perdagangan Selasa (9/3/2021), didorong sentimen positif dari bursa Amerika Serikat (AS) yakni pengesahan Undang-Undang stimulus fiskal US$ 1,9 triliun.

Indeks Stoxx 600 tertekan 0,95 poin (-0,23%) ke 416,3 dalam 15 menit setelah pembukaan, setelah dibuka tipis di jalur hijau. Indeks DAX Jerman melemah 63,6 poin (-0,44%) ke 14.317,27 sementara CAC Prancis turun 6,9 poin (-0,12%) ke 5.896,11. Di sisi lain, indeks FTSE Inggris turun 12,7 poin (-0,19%) ke 6.706,44.

Pelaku pasar kembali dicekam kekhawatiran seputar kenaikan imbal hasil (yield) surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) yang kembali menguat dan membuat investor global cenderung masuk ke pasar keuangan Negeri Adidaya.


Bursa Eropa masih mendapatkan suntikan kabar positif dari reli Wall Street kemarin, yang didorong oleh persetujuan Senat atas paket stimulus senilai US$ 1,9 triliun dan UU mengenai insentif di kala pandemi yang salah satunya berupa bantuan langsung tunai (BLT).

Investor pekan ini akan memantau rencana DPR AS untuk memuluskan paket tersebut yang harus diteken oleh Presiden AS Joe Biden akhir pekan ini, jika ingin program tunjangan pengangguran masih berjalan.

Di bursa AS kemarin, saham perbankan, maskapai penerbangan, hingga peritel modern kompak menguat, sementara indeks Stoxx 600 kemarin melonjak 2,2%, dengan indeks saham sektor perbankan tumbuh 3,7% memimpin reli.

Sementara itu, harga kontrak berjangka (futures) indeks Dow Jones menguat meski bursa Asia Pasifik sore hari ini cenderung bergerak variatif (mixed).

Para investor di Benua Biru bakal memantau rilis kinerja keuangan emiten kakap seperti Deutsche Post, Continental, Standard Life Aberdeen, dan Domino’s Pizza. Sementara itu, data ekonomi penting yang dirilis termasuk pertumbuhan ekonomi zona Euro kuartal IV-2020 dan data perdagangan Jerman per Januari.

TIM RISET HOTNEWS

[Gambas:Video CNBC]

(ags/ags)


Di Kutip Dari Berbagai Sumber

HOT NEWS