Pengungsi Kembali Kerumah, BPBD Ingatkan Cuaca Yang Tak Menentu

  • Bagikan


Musibah banjir yang merendam sejumlah wilayah Kota Pekalongan, kini berangsur surut. Para pengungsi yang tersebar di 43 titik pengungsian sejak Senin (8/3) perlahan mulai kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan rumah.

Kendati demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mengingat kondisi cuaca saat ini masih tak menentu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Pelaksana, Saminta SPd saat ditemui di Kantor BPBD Kota Pekalongan, Rabu (10/3/2021).

“Alhamdulilah per hari Senin (8/3) kemarin sudah kembali ke rumah masing-masing. Terakhir para pengungsi yang berada di Pasirkratonkramat sudah kami antarkan pulang semua. Sehingga, posko pengungsian nihil atau kembali ke rumah masing-masing,” ungkap Saminta.

Ia menambahkan, hingga saat ini masih ada delapan titik wilayah yang durasi surut air lama diantaranya Kelurahan Pasirkratonkramat, Tirto, Panjang Wetan, Panjang Baru, Kandang Panjang, Padukuhan Kraton, Degayu, dan Bandengan. Dengan ketinggian air rata-rata 10-15 sentimeter. “Wilayah yang masih tergenang ini sudah kami upayakan untuk peminjaman pompa air,”katanya.

Lanjutnya, pihaknya selalu mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, mengingat kondisi saat ini masih tak menentu. Selain itu, mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19, untuk tempat pengungsian akan dilakukan penyemprotan desinfektan.

Ia juga berharap, meskipun sudah kembali ke rumah masing-masing kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan harus tetap dilakukan. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Walaupun para pengungsi sudah kembali ke rumah, BPBD selama 24 jam secara berkala terus melakukan evaluasi kondisi dilapangan. Melihat Cuaca saat ini, kadang cerah, kadang juga hujan. Sehingga, kami juga mengimbau kepada lurah maupun camat untuk cepat, tanggap, dan selalu berkoordinasi,” ungkapnya.



Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *