Korban Bus Maut Terjun ke Jurang Capai 26 Orang, Mimin: Rem Blong, Penumpang Teriak Takbir – HOTNEWS – HOTNEWS
April 22, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Korban Bus Maut Terjun ke Jurang Capai 26 Orang, Mimin: Rem Blong, Penumpang Teriak Takbir – HOTNEWS


Korban bus pariwisata Sri Padmi Kencana masuk jurang di tanjakan Cae, Wado, Sumedang, mencapai 26 orang. Kesaksian korban selamat, Mimin Mintarsih, bus rem blong.

Mimin Mintarsih (52) bersama dua orang anaknya merupakan salah satu korban selamat dari bus nahas yang masuk jurang di tanjakan Wae, Sumedang, Jabar, sekitar pukul 18.30 WIB, Rabu (10/3).

Bus pariwisata ini berisi 59 orang. Penumpang bus merupakan siswa SMP IT Al Muawwanah Cisalak Subang beserta orangtuanya dan guru di sekolah mereka.

Mimin mengungkap bus sempat oleng sebelum masuk ke jurang.

“Alhamdulillah saya dan dua anak saya selamat,” ujar Mimin Mintarsih, Kamis (12/03/2021) dini hari.

Mimin menjelaskan, saat kejadian dia yang duduk di jok ke dua dari belakang jok sopir mengetahui persis kecelakaan itu.

Dia mengatakan sebelum terjun ke jurang bus itu sempat mengalami oleng.

“Bis goyang-goyang terus masuk jurang. Pas di jalan sudah tercium bau hangit terus orang bilang ke supir periksa dulu, supir bilang remnya blong,” ungkap Mimin.

Penumpang bus Sri Padmi Kencana sempat berteriak Allohu Akbar sesaat sebelum bus mengalami kecelakaan dan masuk jurang.

“Semua orang teriak Allahhu akbar, takbir,” ucapnya.

Sementara itu Mimin mengaku bisa menyelamatkan diri dari kecelakaan ini setelah terjepit jok. Dia menyebut kedua anaknya terpental ke belakang.

“Saya kejepit jok, saya merangkak nyari anak saya dan keluar dari bus,” tuturnya.

Diketahui, korban meninggal akibat kecelakaan maut bus masuk jurang di tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat kembali bertambah.

Hingga Kamis dinihari, dilaporkan 26 orang meninggal akibat insiden tersebut.

Kepala Puskesmas Wado Dr. Eka Damayanti menyebut korban kecelakaan maut ini sebagian orang dewasa dan sebagian lainnya anak-anak. Upaya evakuasi terhadap korban lainnya juga masih terus dilakukan.

“Campur ya ada dewasa ada juga anak-anak,” kata Eka pada saat ditemui wartawan, Kamis (11/3/2021) dinihari.

Eka menyampaikan salah satu korban yang tewas yakni supir bus. Hingga kini total ada sebanyak 26 orang meninggal dunia.

“Sampai saat ini ada 26 korban ya, ada yang meninggal pada saat diperjalanan menuju puskesmas serta sisanya meninggal ditempat,” ujarnya.

Para korban saat ini sudah di rujuk ke RSUD Sumedang untuk di data lebih lanjut dari para korban meninggal.

Sementara itu untuk korban luka ringan/berat menurut data dari Rumah Sakit yaitu 32 orang saat ini masih dilakukan penanganan medis secara intensif. (ral/int/pojoksatu)

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews