Asyik, di Pasar Batang Sekarang Tersedia Ruang Bermain Anak – HOTNEWS – HOTNEWS
Mei 12, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Asyik, di Pasar Batang Sekarang Tersedia Ruang Bermain Anak – HOTNEWS


BATANG – Untuk melindungi hak-hak anak dan juga membantu para pedagang serta pembeli pasar yang memiliki anak kecil, TP PKK Kabupaten Batang membuka Ruang Bermain Anak di Pasar Batang.

Dengan adanya ruang bermain tersebut, diharapkan tidak ada lagi anak kecil yang harus digendong oleh orang tuanya saat berjualan.

“Tempat bermain anak ini bisa dimanfaatkan oleh pedagang ataupun pembeli. Diharapkan dengan adanya tempat ini, maka anak-anak pedagang maupun pembeli bisa tetap bisa mendapat tempat yang nyaman, aman serta bermain disela-sela orang tuanya mencari nafkah,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Batang, Uni Kuslantasi Wihaji, disela-sela peresmian tempat bermain anak di Pasar Batang, Jumat (12/03/2021).

Uni Kuslantasi menjelaskan, di ruang bermain anak sendiri tersedia beberapa permainan. Selain itu, ada dua orang pendamping yang mempunyai kecakapan di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Tidak hanya itu, juga disediakan tempat tidur, ruang menyusui dan juga pemeriksaan medis.

“Untuk pendamping sendiri merupakan tenaga terlatih untuk mengasuh anak PAUD, sehingga selain mendampingi saat bermain, mereka juga bisa memberikan pendidikan bagi anak-anak. Jadi, anak-anak nantinya tidak hanya bermain, namun bisa mendapat pendidikan sesuai usianya,” jelas Uni Kuslantasi.

Bupati Batang, Wihaji yang hadir pada peresmian tersebut sangat mengapresiasi langkah TP PKK yang menyediakan ruang barmain anak di pasar Batang. “Dengan adanya ruang bermain anak ini, hak-hak anak terlindungi disaat orang tuanya bekerja. Sehingga, orang tuapun bisa lebih tenang saat berjualan maupun berbelanja,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta untuk dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan ruang bermain anak. Hal itu diperlukan agar tujuan pembuatan ya bisa tercapai, dan juga bisa dilakukan perbaikan bila ada hal-hal yang dianggap kurang.

“Monitoring dan evaluasi harus dilakukan setiap bulannya, sehingga jelas berapa anak yang masuk. Selain itu, juga agar ada dasar untuk melakukan evaluasi ataupun perbaikan, jika ada hal-hal yang perlu diperbaiki, baik di fasilitas ataupun metode pendampinganya,” tandas Wihaji. (don)

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews