Ilegal, Demokrat Batang Tolak Hasil KLB Deli Serdang, dan Desak Kemenkumham tak Mengesahkanya – HOTNEWS – HOTNEWS
April 18, 2021

HOTNEWS

Penyedia Berita & Informasi Terupdate

Ilegal, Demokrat Batang Tolak Hasil KLB Deli Serdang, dan Desak Kemenkumham tak Mengesahkanya – HOTNEWS


BATANG – Pengurus dan kader Partai Demokrat se Kabupaten Batang kembali menegaskan menolak penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deli Serdang Sumatera Utara.

Hal itu terungkap dalam rapat kerja cabang (Rakorcab) 2021 DPC Partai Demokrat Kabupaten Batang di Kantor Sekretariat wilayah setempat, Jum’at (12/3/2021). Kegiatan tersebut diikuti oleh struktur DPC, DPAC dan jajaran, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Batang dan sesepuh partai

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Batang, Edi Siswanto mengatakan bahwa penyelenggaraan KLB ilegal di Deli Serdang itu tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat tahun 2020.

“Kami DPC Partai Demokrat Kabupaten Batang menolak dengan tegas KLB odong odong, ilegal atau tidak sah di Deli Serdang, dan kami selalu setia setiap saat kepada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sah sesuai hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020 dan sudah terdaftar di Kemenkumham,” tegas Edi.

Edi pun menegaskan, bahwa tidak ada perwakilan dari DPC Partai Demokrat Kabupaten Batang yang menghadiri dan atau mewakili dalam Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal tersebut.

“Saya dan 15 Ketua DPAC Partai Demokrat Kabupaten Batang tidak ada satupun yang hadir ataupun menandatangani surat kuasa surat mandat yang diberikan kepada siapapun untuk menghadiri dan atau mewakilinya dalam Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal,” ujarnya.

Menurut Edi, bilamana terbukti ada yang mengatasnamakan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Batang menghadiri dan atau mewakili dalam KLB ilegal tersebut, maka itu tidak sah, dan tindakan tersebut merupakan perbuatan tindak pidana dan dapat dituntut secara hukum.

“Apabila ada atau ditemukan mengatasnamakan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Batang selaku pemilik suara yang sah berdasarkan SK maupun mengatasnamakan jajaran DPC, maka itu bersifat ilegal dan itu akan saya tuntut ke ranah hukum sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Diungkapkan juga oleh Edi bahwa pihaknya akan tetap setia kepada kepemimpinan Ketua Umum AHY dan setia kepada Ketua Mejelis Tinggi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sesuai hasil Kongres V Partai Demokrat tahun 2020, yang telah menetapkan Ketua Umum AHY sebagai Ketum dan sudah disahkan oleh Kemenkumham Nomor M.HH-15.AH.11.01 tahun 2020 tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025 tertanggal 27 Juli 2020.

“Kami bertekad untuk melawan pelaku Gerakan Pengambilan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD), serta meminta kepada DPP untuk melakukan pemecatan terhadap kader yang terbukti berkhianat dan melanggar etika politik,” terangnya.

Edi juga meminta kepada pemerintah dalam hal ini Kemenkumham Republik Indonesia untuk tidak mengesahkan apapun yang dihasilkan oleh Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal di Deli Serdang Sumatera Utara.

“Semua Kader Partai Demokrat se Kabupaten Batang siap merapatkan barisan untuk menjaga soliditas Partai Demokrat guna melawan Gerakan Pengambilan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) atau hasil Kongres Luar Biasa (KLB) ilegal,” tandasnya. (fel/don)

Dikutip dari Berbagai Sumber

HotNews