Foto Dosen FSD UNM bersama Guru SMA Negeri 3 Makassar
HOTNEWS.WEB.ID,MAKASSAR — Dosen Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (FSD UNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan literasi seni di sekolah melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).
Kegiatan ini mengusung pelatihan teknik ikat celup pada media tote bag dan dilaksanakan di SMA Negeri 3 Makassar. Tim PKM FSD UNM terdiri atas tiga dosen, yaitu Aulia Evawani Nurdin, S.Pd., M.Pd., Hasnawati, S.Pd., M.Pd., dan Siti Asmaulul Izmi, S.Pd., M.Pd.
Ketiganya berperan sebagai fasilitator utama dalam memberikan pemahaman dan pengalaman langsung kepada siswa SMAN 3 Makassar dalam menciptakan karya ikat celup yang kreatif.
Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik dasar tie-dye kepada siswa, sekaligus meningkatkan kreativitas dan kemampuan mereka dalam mengolah warna dan pola pada media tekstil sederhana.
Para siswa dilatih membuat ikatan, melilit kain, menentukan komposisi warna, hingga melihat hasil pola yang muncul setelah proses pewarnaan selesai.
Ketua pelaksana kegiatan, Aulia Evawani Nurdin, menjelaskan bahwa teknik ikat celup merupakan salah satu teknik seni kriya yang mudah diadaptasi ke dalam pembelajaran di sekolah.
Teknik ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberi ruang ekspresi yang luas bagi siswa. Mereka bisa menciptakan pola dan warna yang unik sesuai imajinasi masing-masing,” ungkapnya.
Sepanjang kegiatan, siswa SMAN 3 Makassar terlihat antusias mengikuti seluruh tahapan. Mereka mencoba berbagai teknik ikatan seperti spiral, marble, dan fold tie, sambil berdiskusi menentukan kombinasi warna yang ingin digunakan. Hasil karya tote bag yang dihasilkan menunjukkan keberagaman kreativitas dan interpretasi visual para siswa
Praktek Bersama Peserta Sisiwi SMA Negeri 3 Makassar
Sementara itu, Hasnawati, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa PKM ini menjadi salah satu bentuk kontribusi FSD UNM dalam memperkuat keterampilan seni terapan di sekolah.
“Kami ingin memberikan pengalaman praktik yang bermakna bagi siswa. Mereka tidak hanya melihat contoh, tetapi langsung berkarya dengan tangan mereka sendiri,” ujarnya.
Salah satu peserta, Nur Hikma, turut membagikan kesannya setelah mengikuti pelatihan. “Ini pengalaman baru. saya bisa mengekspresikan diri, dan hasilnya pun sangat menarik. Dari lipatan dan ikatan lalu diwarnai, tercipta motif yang indah dan cantik,” tuturnya.
Pelaksanaan PKM ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi berkelanjutan antara FSD UNM dan satuan pendidikan dalam mengembangkan pembelajaran seni yang lebih aplikatif, kreatif, dan relevan dengan dunia pendidikan saat ini.tutupnya
(Suardi)









