Hotnews.web.id – Lebak – Soal HUNTARA semakin tinggi tensinya, ada banyak fakta baru yang perlu disampaikan ke Publik soal kewenangan yang menjadi kewajiban pemerintah Provinsi Banten di soal Forwatu Banten.
Arwan Aktivis Pergerakan Banten menilai kelayakan Jalan yang dibangun provinsi tahun 2025 sepanjang 400 meter tak ubahnya seperti jalan berlapis pisau tajam.
“Sebaiknya Perkim Provinsi Banten serius dalam membangun Jalan di Sepanjang Huntara Cigobang di Tahun ini. Karena saya dengan tim saat Baksos di HUNTARA melihat jalan tersebut tak bisa dilalui karena tak sesuai spesifikasi!” Ungkap Arwan yang juga Koordinator Tim Pergerakan Gerbang Huntara.
Ditempat yang sama Arwan menyampaikan kepada Media bahwa Anggaran Renovasi Rumah HUNTAP disiapkan Provinsi di Tahun 2025 namun tak ada laporan resmi anggaran tersebut sampai ke Publik.
“Hampir 23 M Anggaran Renovasi Rumah Bencana disiapkan PEMPROV BANTEN melalui Koring Anggaran Perkim namun Saya melihat tak ada pembangunan Rumah selama ini apa dana tersebut jadi Silpa atau dikorupsi oknum! Ini akan Kami tanyakan dalam Audensi yang segera digelar!” tegasnya.
Dalam kunjungan yang digawangi oleh LSM GMBI, Mathalaul Anwar Care, BADAK BANTEN, KSSD, HMI serta Aliansi Masyarakat Lebak Gedong tak ditemukan manfaat jalan yang dibangun PEMPROV BANTEN.
“Memang Mestinya ada Filler dan Agregat itu material yang wajib untk pengerasan jalan, Faktanya tidak ada bahkan jalannya agak takut dilalui oleh mobil Biasa sebagai alat transportasi warga Cigobang yang tinggal di HUNTARA!” Pungkas Idi Ketua MATHLA’UL ANWAR Care yang ikut serta hadir dalam Penyaluran Donasi yang di gelar oleh GERBANG HUNTARA
(Red)











