Daerah

Investigasi Aliansi Pers Temukan Risiko pada Pembangunan Huntara Korban Banjir Aceh Utara

×

Investigasi Aliansi Pers Temukan Risiko pada Pembangunan Huntara Korban Banjir Aceh Utara

Sebarkan artikel ini
Investigasi Aliansi Pers Temukan Risiko pada Pembangunan Huntara Korban Banjir Aceh Utara

Hotnews.web.id.Aceh Utara_Tim Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon menemukan persoalan teknis dan risiko keselamatan dalam pembangunan hunian sementara (huntara) korban banjir di Gampong Matang Bayu, Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, dari investigasi lapangan pada Senin (09/02/2026) pukul 14.00 WIB.

Sebanyak 10 unit huntara (dua kopel) dibangun oleh CV Hana mulai awal Februari 2026, dengan anggaran Rp85 juta per lima unit atau satu kopel. Spesifikasinya mencakup bilik 4,8 x 3,6 meter dan kamar mandi 120 x 120 cm, dengan progres pembangunan mencapai 30–40 persen.

“Kita temukan beberapa potensi risiko,” ujar Masri, Ketua Aliansi Pers. Lokasi huntara berada hanya tiga meter dari jalan nasional (berpotensi kecelakaan), tepat di bawah jaringan listrik PLN tanpa pelindung, serta memiliki potensi longsor karena timbunan tanah tidak dipadatkan dengan baik. “Lokasinya sangat berisiko bagi penghuni,” tegasnya.

Geuchik Gampong Matang Bayu Basyaruddin menyatakan, sebanyak 21 kepala keluarga terdampak rumah rusak berat. Namun belum ada pihak terkait yang menanyakan preferensi korban – sebagian besar memilih huntara di lokasi rumah masing-masing, hanya dua KK yang bersedia tinggal di huntara komunal, sementara lainnya tinggal bersama keluarga atau membangun hunian darurat mandiri.

Hingga berita ini diekspos, pihak terkait termasuk pelaksana teknis CV Hana dan dinas yang menangani pembangunan huntara belum dapat dihubungi untuk memberikan tanggapan terkait temuan risiko tersebut.

Tim Aliansi Pers Kawal Rehab Rekon mendorong agar segera dilakukan evaluasi terhadap pembangunan, dengan memperhatikan aspek keselamatan, kebutuhan riil korban bencana, serta standar teknis bangunan, sehingga hunian yang dibangun benar-benar layak huni dan aman bagi masyarakat terdampak.

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP