Hotnews.web.id|Bener Meriah-:Kehidupan warga Kampung Pantan Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, kini kembali normal setelah Jembatan Weh Gegaring resmi difungsikan kembali. Jembatan tersebut sebelumnya rusak parah akibat musibah banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu.
Peresmian jembatan darurat dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026, ditandai dengan kegiatan doa syukuran bersama masyarakat setempat. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai ungkapan rasa syukur atas pulihnya akses utama yang menghubungkan Kampung Pantan Sinaku dengan ibu kota kecamatan.
Musibah banjir bandang dan longsor yang terjadi akhir November 2025 menyebabkan sejumlah infrastruktur vital rusak, termasuk jalan dan jembatan di Kampung Pantan Sinaku. Salah satu yang terdampak paling parah adalah Jembatan Weh Gegaring, sehingga warga sempat terisolasi dan aktivitas sosial maupun ekonomi lumpuh total.
Hadir dalam acara peresmian tersebut jajaran Forkopimcam Kecamatan Pintu Rime Gayo, antara lain Camat Pintu Rime Gayo Mulyadi, S.Pd., M.Si., Kapolsek Pintu Rime Gayo AKP Suci, S.H., Danramil 04/PRG yang diwakili Serka Aput Susilo, Bedel Kampung Pantan Sinaku Rahmatsyah, Kanit Binmas Polsek Pintu Rime Gayo Aipda Wanjanwar, Bhabinkamtibmas Kampung Pantan Sinaku Bripka Maskur, para petue kampung, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kapolsek Pintu Rime Gayo AKP Suci, S.H. dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi antara masyarakat dan pemerintah serta menjadikan musibah sebagai bahan muhasabah diri. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjaga kelestarian lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Musibah ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat kebersamaan, serta menjaga alam dan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Peresmian jembatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, sekaligus menandai pulihnya kembali akses transportasi yang sangat vital bagi warga Kampung Pantan Sinaku, khususnya untuk aktivitas pertanian dan perekonomian.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar hingga selesai pada pukul 13.55 WIB dalam situasi kondusif.
Sementara itu, Bedel Kampung Pantan Sinaku Rahmatsyah kepada media menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah membantu warga sejak masa tanggap darurat hingga proses perbaikan infrastruktur.
Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, relawan, TNI-Polri, serta semua pihak yang telah membantu membuka kembali akses jalan dan membangun jembatan darurat ini. Semoga ke depan kehidupan masyarakat kami semakin baik dan roda perekonomian, khususnya sektor pertanian, kembali berjalan normal,” tutupnya.
Dengan diresmikannya Jembatan darurat Weh Gegaring, akses transportasi warga kini kembali lancar dan aktivitas masyarakat Kampung Pantan Sinaku telah berjalan seperti sediakala.











