Hotnews.web.id|Aceh tengah-:Semangat gotong royong dan sinergitas antarinstansi kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Aceh Tengah yang bergabung bersama BKO Brimob, unsur TNI, serta para relawan dalam kegiatan pembuatan jembatan apung sebagai sarana penghubung tepatnya di sungai kala ili Kampung Owaq, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah Minggu 04/01/2025 Sekira pukul 09:00wib.

Aksi kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi akibat rusaknya infrastruktur penghubung.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu wilayah pedalaman Aceh Tengah yang terpisah oleh aliran sungai, di mana jembatan penghubung antar desa belum tersedia secara permanen.

Kondisi ini menyulitkan aktivitas warga, mulai dari mobilitas sehari-hari, distribusi hasil pertanian, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan.
Kapolres Aceh Tengah AKBP, Muhamad Taufiq S. IK,M.H, melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa keterlibatan personel Polri bersama BKO Brimob, TNI, dan relawan merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. 
Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, aparat juga hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat dan keterbatasan sarana prasarana.
Pembuatan rakit ini merupakan solusi sementara agar aktivitas masyarakat tetap berjalan. Kami berharap kerja sama dan kebersamaan ini dapat meringankan beban warga, sekaligus mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat,” ujar salah satu perwira di lokasi kegiatan.
Proses pembuatan rakit dilakukan secara manual dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang tersedia di sekitar lokasi, seperti drum, bambu, dan kayu. Meski dengan peralatan sederhana, anggota TNI-Polri, Brimob, dan relawan tampak bahu-membahu tanpa mengenal lelah.
Suasana kebersamaan dan gotong royong sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung.
Warga setempat menyambut baik dan mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh jajaran Polres Aceh Tengah bersama unsur terkait.
Menurut warga, keberadaan rakit tersebut sangat membantu, terutama bagi anak-anak sekolah dan petani yang harus menyeberangi sungai setiap hari.

Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Polri, Brimob, dan relawan.
Selama ini kami kesulitan menyeberang sungai, apalagi saat debit air meningkat,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.
Selain membantu secara fisik, aparat juga memberikan imbauan keselamatan kepada warga agar berhati-hati saat menggunakan rakit, terutama pada musim hujan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan kedekatan antara aparat keamanan dengan masyarakat di wilayah pedalaman.
Kapolres Aceh Tengah juga ber,harapkan ke depan, pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang. 
Sementara itu, sinergi dan gotong royong yang telah ditunjukkan oleh Polres Aceh Tengah, TNI,BKO Brimob, dan relawan menjadi contoh nyata bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi keterbatasan dan tantangan pembangunan di daerah terpencil tutup Muhamad Toufiq.”-
Editor : Mhd Sabri Keizalinews.Aceh.











