BeritaDaerahNasionalTNI Dan PolriUncategorized

Acara Tammu Taung Kerajaan Tallo Kombes Zulham Efendy Jadi Tamu Kehormatan

×

Acara Tammu Taung Kerajaan Tallo Kombes Zulham Efendy Jadi Tamu Kehormatan

Sebarkan artikel ini
Acara Tammu Taung Kerajaan Tallo Kombes Zulham Efendy Jadi Tamu Kehormatan

Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol  Zulham Efendy 

HOTNEWS.WEB.ID,MAKASSAR – Rabu, 15 April 2026 — Rumpun keluarga besar Raja Tallo ke-VII menggelar kegiatan adat Attamu Taung yang dirangkaikan dengan Halal bi Halal pada hari Rabu (15/4/2026), bertempat di Jalan Mangka Dg Bombong, Kabupaten Gowa. Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat, sarat nilai budaya, serta diwarnai suasana kekeluargaan yang hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh keturunan Sultan Mudaffar dan Muhammad Tabbi Bangsawan Nyere (Karaeng Lompo Bangkeng ri Arung Keke), sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur sekaligus menjaga kesinambungan tradisi adat Kerajaan Tallo yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Sejak pagi hari, para tamu undangan mulai berdatangan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan bahkan luar daerah, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan yang sarat nilai historis tersebut. Kehadiran mereka menjadi bukti kuat bahwa ikatan kekeluargaan dalam rumpun Raja Tallo tetap terjaga erat meski terpisah oleh jarak dan waktu.


KBP Zulham Efendy saat tiba Di kediaman keluarga besar kerjaan Tallo diSambut dengan tarian tradisional Padduppa 

Hadir sebagai pengundang dalam kegiatan ini H. Danial Dg Liong bersama Hj. Hasnah Dg Bau, yang menyambut langsung para tamu undangan dari berbagai kalangan keluarga besar dan masyarakat. Turut hadir pula Kombes Pol H. Zulham Effendy, S.I.K., M.H selaku Kabid Propam Polda Sulawesi Selatan, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan budaya tersebut.

Prosesi Attamu Taung diawali dengan pembacaan doa dan ritual adat yang dipimpin oleh para sesepuh keluarga, sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan waktu serta penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa membangun dan menjaga kejayaan Kerajaan Tallo di masa lampau. Suasana sakral begitu terasa saat seluruh hadirin mengikuti rangkaian prosesi dengan penuh khidmat.

Tradisi Attamu Taung sendiri merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki makna mendalam, tidak hanya sebagai peringatan pergantian waktu, tetapi juga sebagai refleksi diri, memperkuat identitas keluarga, serta menjaga nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan oleh para pendahulu.

Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi besar yang mempertemukan kembali anggota keluarga yang telah lama tidak berjumpa. Canda, tawa, dan keharuan menyatu dalam suasana penuh keakraban, menciptakan kenangan yang tak terlupakan bagi seluruh yang hadir.



Suasana haru semakin terasa saat para sesepuh keluarga menyampaikan pesan-pesan moral kepada generasi muda. Mereka mengingatkan pentingnya menjaga adat istiadat, menghormati orang tua, serta mempertahankan jati diri di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan zaman.

Generasi muda yang turut hadir tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, bahkan beberapa di antaranya aktif berdialog dengan para tetua keluarga untuk menggali lebih dalam sejarah dan asal-usul leluhur mereka. Hal ini menjadi indikasi positif bahwa nilai-nilai budaya masih memiliki tempat di hati generasi penerus

Memasuki rangkaian Halal bi Halal, seluruh hadirin saling berjabat tangan dan bermaafan, menciptakan suasana penuh kehangatan dan keakraban. Momen ini menjadi simbol penyucian hati serta penguatan kembali tali silaturahmi setelah Hari Raya Idulfitri.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol H. Zulham Effendy, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan juga sarana memperkuat identitas dan persatuan keluarga besar Raja Tallo.

“Ini merupakan tahun keempat kami melaksanakan perayaan ini. Harapan kami, kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan dan upaya mengenang jasa para leluhur. Kami juga ingin menjaga kekeluargaan dan kebersamaan agar tetap terjalin dengan baik, karena bagi kami silaturahmi adalah yang utama,” ujarnya.

ini memiliki nilai strategis dalam menjaga stabilitas sosial, karena mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antaranggota masyarakat.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah, makan bersama, serta diskusi ringan mengenai sejarah keluarga dan peran keturunan Tallo dalam kehidupan sosial masyarakat.
Dalam diskusi tersebut, beberapa tokoh keluarga turut berbagi cerita tentang perjalanan sejarah Kerajaan Tallo serta kontribusinya dalam perkembangan budaya dan pemerintahan di Sulawesi Selatan.

Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antaranggota keluarga lintas generasi, tetapi juga menjadi wadah edukasi budaya yang sangat berharga, khususnya bagi generasi muda yang diharapkan mampu melanjutkan estafet nilai-nilai luhur tersebut di masa mendatang.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa bersama, disertai harapan agar tradisi Attamu Taung dan Halal bi Halal terus berlangsung secara berkelanjutan sebagai bagian dari warisan budaya yang tak ternilai harganya.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk tetap menjaga tradisi, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern. Acara tersebut dimeriahkan oleh artis Makassar “Anto Sarro”

(Suardi)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP