Hotnews.web.id.Aceh Timur_Sekarang banyak orang banyak bicara tapi tanpa konsep, provokatif, alasan demi kemajuanlah , demi moral lah, tapi itu hanya jargon yang ujung- ujungnya minta jatah. Senin (29/09/2025), Ujar ketua JJIAT. Kasmidi Panjaitan, S.IP via chat whatshap awak media.
“Kalau ingin aksi atas nama masyarakat, masyarakat yang mana. Terus jikapun pengelolaan itu dialihkan pengelolaannya lantas apakah hasilnya nanti juga akan dirasakan oleh masyarakat. Apakah bisa dijamin masyarakat akan merasakan manfaatnya. Bagi saya bulsyiiiit itu. Tegasnya.
Lanjut Ketua Jeringan Jurnalis Independen Aceh Timur, Kasmidi Panjaitan, S.IP, terkait permintaan pengelolaan Sulfur atau Sulfur Dioksida SOx itu semua ada mekanisme bukan seperti kita minta beli kerupuk di warung.
Hal itu disampaikan terkait salah seorang yang mengaku aktifis atau LSM agar pengelolaan sulfur dioksida milik Medco dialihkan ke PT.Atem, bahkan mengancam akan melakukan aksi agar permintaan tersebut dikabulkan. Padahal menurut Kasmidi, untuk permohonan B3 itu ada mekanismenya.
“Ada aturannya dan Undang -undangnya. Karena limbah berat B3 harus ditangani benar- benar secara profesional karena akan berdampak pada lingkungan hidup termasuk membahayakan bagi manusia dan makhluk lainnya.”Ujarnya
Tambahnya, terrdapat regulasi tersendiri yaitu syarat-syarat yang harus dipenuhi termasuk alat dan sdm dalam mengelola limbah SOx tersebut. Dan itu bukan hal yang mudah karena membutuhkan sarana dan prasarananya, bila ingin mengelola siapkan dulu perangkat pendukungnya.
“Jadi jangan asal bicara jika tak memiliki landasan.” Pinta Kasmidi Panjaitan kepada pihak-pihak oknum LSM ataupun oknum aktivis. (TIM)









