Daerah

Ketika Aceh Timur Diterjang Banjir, Wartawan Tetap Bertahan, Pemkab dan Instansi Terkait Diduga Kurang Peduli Dengan Kemitraan.

×

Ketika Aceh Timur Diterjang Banjir, Wartawan Tetap Bertahan, Pemkab dan Instansi Terkait Diduga Kurang Peduli Dengan Kemitraan.

Sebarkan artikel ini
Ketika Aceh Timur Diterjang Banjir, Wartawan Tetap Bertahan, Pemkab dan Instansi Terkait Diduga Kurang Peduli Dengan Kemitraan.

Hotnews.web.id.Aceh Timur–Di tengah banjir yang merendam berbagai sudut kota,Desa para wartawan tetap turun ke lapangan. Mereka berpindah dari satu titik genangan ke titik lainnya, memastikan masyarakat mendapat informasi terbaru tentang kondisi Medan. Di saat banyak orang memilih bertahan di rumah, para jurnalis justru berada di garis depan, mengabarkan apa yang terjadi.

Namun kembali dari itu semua hasil dari kinerja wartawan kurang diperhatikan oleh pemerintah Aceh Timur dan instansi terkait.ujar muksin wartawan senior Aceh Timur.Minggu (7/12/2025)

Masih lanjutnya juga mengatakan, setidaknya pemerintah Aceh Timur juga memperhatikan rekan-rekan media yang mana para awak media selalu mengupdate berita baik pemerintah maupun dari instansi kepolisian (polres) saat menyerahkan bantuan sembako.

“Ini tanda solidaritas kami para sikuli tinta terhadap pemerintah informasi yang tetap bekerja meski kondisi ikut terdampak.

Muksin mengatakan bahwa dugaan Pemkab Aceh Timur hanya memilah atau pilih Kasih Wartawan, buktinya saat adanya konferensi pers hanya 3 atau 4 orang media yang di pendopo Bupati, kenapa yang lainnya tidak di panggil atau perwakilan organisasi wartawan yang ada di Aceh Timur, bukannya maju dan mundur nya satu daerah karena adanya media, bukannya Anatara media dan pemerintah adalah mitra yang saling menguntungkan.

“Kami hanya butuh dihargai kerja para wartawan yang tetap aktif menyampaikan informasi kebencanaan, saat ada warga yang membutuhkan kami publikasikan hingga pemerintah membantu, saat pemerintah membantu kita juga mempublikasikan tanpa meminta imbalan.ujar Muksin.

Muksin juga mengatakan apakah ada kaitannya perihal awak media di saat masa pilkada tahun lalu yang sehingga orang nomor satu di Aceh Timur diduga menaruh dendam.

Setidaknya pemerintah jangan memandang kami sebelah mata, kami juga rakyat, setidaknya ada sedikit Kepedulian kepada rekan media apalagi saat keadaan musibah ini.

kami menduga bahwa pemerintah Aceh Timur tidak ingin menjaga hubungan baik dengan mitra kerja, khususnya wartawan yang berperan besar dalam penyebaran informasi publik.

“Kita merasakan betul kinerja wartawan Aceh Timur kurang dihargai oleh pemerintah Aceh Timur,” kami tidak berharap adanya bantuan walaupun kami sendri juga menjadi korban banjir.

Muksin juga menegaskan bahwa para wartawan siap terus terlibat dalam kegiatan positif dan menyampaikan informasi serta kritik dan saran untuk membangun kabupaten Aceh Timur.pungkasnya.(HMr)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PAGE TOP