Hotnews.web.id.Aceh Timur_ Negara kembali menegaskan kehadirannya di tengah warga terdampak bencana. Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin, menghadiri peresmian Hunian Sementara (Huntara) sekaligus penyerahan simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) yang digelar serentak di delapan kabupaten lintas provinsi, Kamis (5/2/2026).
Peresmian nasional dipusatkan di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dan diresmikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian selaku Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Utara, serta Bupati Tapanuli Selatan.
Wakil Bupati Aceh Timur, T. Zainal Abidin mewakili Bupati Aceh Timur meresmikan Huntara secara simbolis di Desa Kabu, Kecamatan Peureulak Barat. Prosesi ini terhubung secara daring dengan pusat acara di Tapanuli Selatan, menandai sinergi lintas daerah dalam percepatan pemulihan pasca bencana.
Secara keseluruhan, peresmian Huntara dilaksanakan serentak di delapan kabupaten, yakni Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tengah, Pidie Jaya, dan Tanah Datar, dengan total 1.300 unit Huntara yang diresmikan.
Dalam laporan kepada pemerintah pusat, Wakil Bupati Aceh Timur memaparkan dampak kerusakan akibat bencana di wilayahnya. Tercatat 16.589 kepala keluarga (KK) mengalami kerusakan ringan, 5.484 KK rusak sedang, dan 3.844 KK rusak berat.
Sementara untuk DTH, terdapat 432 KK sebagai penerima. Dari jumlah tersebut, 373 rekening telah terbit dan sisanya masih dalam proses validasi data.
Adapun progres pembangunan Huntara di Aceh Timur menunjukkan perkembangan signifikan. Saat ini 3.412 unit Huntara tengah dibangun, dengan rincian 330 unit telah selesai, 51 unit dalam tahap pengerjaan, 836 unit pada fase pembangunan awal, dan 1.736 unit materialnya telah tersedia di lokasi.
Usai peresmian, Wakil Bupati yang didampingi Dewan Pengarah BNPB Pusat Dr. Drs. Isroil Samihardjo serta unsur Forkopimcam Peureulak Barat menyerahkan secara simbolis kunci Huntara kepada warga Gampong Kabu atas nama M. Nur Syamaun, sekaligus menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian kepada warga setempat.
Pada kesempatan yang sama, Bank Syariah Indonesia turut menyalurkan bantuan bagi korban banjir dan longsor di Desa Kabu, bertepatan dengan peringatan ulang tahun BSI ke-5. Bantuan tersebut menjadi wujud kepedulian sektor perbankan terhadap pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Tak hanya itu, Wakil Bupati Aceh Timur juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang hadir sebagai bentuk empati dan dukungan moril agar masyarakat tetap kuat dan optimis menatap masa pemulihan.
Peresmian Huntara dan penyaluran DTH ini diharapkan menjadi titik awal bagi warga terdampak untuk kembali menata kehidupan, sembari menunggu pembangunan hunian tetap yang lebih layak dan aman. (HMr)








